Rabu, 13 April 2011

Kecerdasan Sebagai Bakat

Kecerdasan dapat dilihat sebagai bakat yang memungkinkan seseorang menguasai kemampuan tertentu atas aneka macam ketrampilan.
Beberapa jenis Kecerdasan tersebut adalah:

  • Kecerdasan Linguistik 
Kecerdasan linguistik adalah kecerdasan dalam mengolah kata.

Dengan kecerdasan ini maka orang akan mampu berargumentasi, meyakinkan orang, menghibur, mengajar dengan efektif lewat kata-kata, senang dengan bunyi bahasa dan teka-teki kata, mempermainkan kata, mahir dalam hal-hal kecil dan mampu mengingat berbagai fakta, gemar sekali membaca, dapat menulis dengan jelas, dapat mengartikan bahasa tulisan dengan luas.
Ini merupakan kecerdasan para jurnalis, juru cerita, penyair dan pengacara. Bisa jadi mereka adalah ahli sastra.
  • Kecerdasan Logis-Matematis
Kecerdasan logis-matematis adalah kecerdasan dalam hal angka dan logika.
Kecerdasan ini meliputi kemampuan dalam penalaran, mengurutkan, berpikir dalam pola sebab-akibat, menciptakan hipotesis, mencari keteraturan konseptual atau pola numerik, pandangan hidupnya umumnya bersifat rasional.
Ini merupakan kecerdasan para ilmuwan, akuntan, dan programer komputer.
  • Kecerdasan Spasial
Kecerdasan spasial adalah kecerdasan berpikir dalam gambar, mencerap, mengubah, dan menciptakan kembali berbagai aspek dunia visual-spasial.
Dengan kecerdasan ini seseorang mempunyai kepekaan yang tajam terhadap detail visual dan dapat menggambarkan sesuatu dengan begitu hidup, melukis atau membuat sketsa ide secara jelas, serta dengan mudah menyesuaikan orientasi dalam ruang tiga dimensi.
Ini merupakan kecerdasan para arsitek, fotografer, artis, pilot, dan insinyur mesin.
  • Kecerdasan Musikal
Kecerdasan musikal adalah kecerdasan dan kemampuan untuk mencerap, menghargai, dan menciptakan irama dan melodi.
Dengan kecerdasan ini seseorang akan memiliki kepekaan terahadap nada, dapat menyanyikan lagu dengan tepat, dapat mengikuti irama musik, dapat mendengarkan berbagai irama karya musik dengan ketajaman tertentu.
Ini merupakan kecerdasan para komponis, pemain musik, penyanyi, pemimpin orkestra atau berbagai group musik.
  • Kecerdasan Kinestetik-Jasmani
Kecerdasan kinestetik-jasmani adalah kecerdasan fisik: bakat dalam mengendalikan gerak tubuh dan keterampilan dalam menangani benda, cekatan, indra perabanya sangat peka, tidak bisa tinggal diam dan berminat atas sehala sesuatu.
Dengan kecerdasain ini seseorang memiliki ketrampilan dalam menjahit, bertukang, merakit model. Dapat menikmati kegiatan fisik seperti berjalan kaki, menari, berlari, berkemah, berenang, dan kegitan fisik lainnya.
Ini adalah ketrampilan para atlet, pengrajin, montir, ahli bedah, dsb.
  • Kecerdasan Inter-Personal
Kecerdasan Inter-Personal adalah kemampuan untuk memahami dan bekerjasama dengan orang lain.
Kecerdasan ini berupa kemampuan untuk mencerap dan tanggap terhadap suasana hati, perangai, niat dan hasrat orang lain. Mempunyai rasa belas kasih dan tanggung jawab sosial yang tinggi, dapat melihat dunia dari suduit pndang orang lain.
Ini adalah kecerdasan seorang pemimpin kegiatan sosial, pemimpin perusahaan, seorang netwoker, perunding dan guru yang ulung.
  • Kecerdasan Intra-Personal
Kecerdasan Intra-Personal adalah kecerdasan dalam diri sendiri.
Kecerdasan ini mampu mengakses perasaanya sendiri, membedakan berbagai keadaan emosi, menggunakan pemahamannya sendiri untuk memperkaya dan membimbing hidupnya. Mereka gemar belajar sendiri, lebih suka bekerja sendiri daripada bekerjasama dengan orang lain.
Ini adalah kecerdasan para konselor, ahli teologi, wirausahawan, dsb.
  • Kecerdasan Natural
Kecerdasan natural adalah kecerdasan yang berkaitan dengan alam.
Kecerdasan ini mendefinisikan kepekaan seseorang terhadap lingkungan sekitarnya.
Jika anda menikmati berada di alam terbuka, atau senang terlibat suatu kelompok yang menangani masalh lingkungan hidup, maka anda terasuk dalam kecerdasan secara natural.

2 komentar: