Senin, 11 April 2011

Bakat




Apakah yang disebut bakat?

Cuplikan dari sebuah novel tetralogi Laskar Pelangi buah karya sastrawan muda nan cerdas dari Belitung, Andrea Hirata sangat menarik:


Bakat laksana Area 51 di gurun Nevada, tempat dimana mayat-mayat alien disembunyikan: Misterius! Jika setiap orang tahu dengan pasti apa bakatnya maka itu adalah utopia. Sayangnya utopia tidak ada dalam dunia nyata. Bakat tidak seperti alergi, dan dia tidak otomatis timbul seperti jerawat, tapi dalam banyak keajadian dia harus ditemukan.
Banyak orang yang berusaha mati-matian menemukan bakatnya dan banyak pula yang menunggu seumur hidup agar bakatnya atau dirinya ditemukan, tapi lebih banyak lagi yang merasa dirinya berbakat padahal tidak. Bakat menghinggapi seseorang tanpa diundang.



Bakat merupakan potensi yang dimiliki seseorang sebagai bawaan sejak lahir. Bakat adalah suatu bentuk kemampuan khusus, yang memungkinkan seseorang mendapatkan keuntungan dari hasil pelatihanya sampai satu tungkat lebih tinggi.
Henry Ford, seorang pendiri Ford Motor Company mengatakan:”Jika anda berpikir anda bisa, anda benar. Dan jika anda berpikir anda tidak bisa, anda juga benar.”
Namun yang sering terjadi adalah, kita mengatakan tidak berbakat setelah gagal yang beberapa kali atau bahkan belum mencoba sama sekali. Banyak orang yang ingin berusaha mati-matian dan akhirnya berhasil, ada yang ribuan kali saja masih menjumpai kegagalan, ada yang menemukanya secara kebetulan, tapi ada pula yang tidak pernah ingin menemukan bakatnya


Hal-hal yang Mempengaruhi Bakat
Berikut ini adalah beberapa diantaranya yang dapat mempengaruhi bakat seseorang:
  1. Pengaruh unsur genetik, khususnya yang berkaitan dengan fungsi otak. Bila dominan otak sebelah kiri, bakatnya sangat berhubungan dengan masalah verbal, intelektual, teratur, dan logis dan bila dominan dengan otak kanan berhubungan dengan masalah spasial, non verbal, estetik, artistik serta atletis.
  2. Latihan, Bakat adalah sesuatu yang sudah dimiliki secara alamiah, yang mutlak memerlukan latihan untuk membangkitkan dan mengembangkannya.
  3. Struktur tubuh juga mempengaruhi bakat seseorang. Seseorang yang bertubuh atletis akan memudahkannya menggeluti bidang olah raga dan atletik.



Sumber: Membumikan Matematika dari Kampus ke Kampung (Budi Manfaat).

1 komentar: